JAKARTA (Pos Kota)- Pembangunan pendidikan di wilayah Indonesia timur masih tertinggal jauh dibanding wilayah lainnya. Karena itu menurut Wamendikbud bidang Pendidikan Musliar Kasim perlu sentuhan kebijakan untuk mempercepat pembangunan pendidikan di wilayah Indonesia timur.
“Tentu pemerintah terus berupaya sekuat tenaga agar pembangunan pendidikan diwilayah Indonesia timur bisa setara dengan wilayah lainnya,” jelas Musliar disela peluncuran program Inspirasi Indonesia Timur 2014 dari Pertamina Foundation kemarin.
Menurut Musliar, peran masyarakat terutama pihak swasta untuk mendukung pembangunan pendidikan di wilayah Indonesia timur tentu amat sangat dibutuhkan. Melalui program CSR atau aksi kepedulian perusahaan, swasta bisa meluncurkan program apapun terkait pembangunan pendidikan.
Musliar sendiri mengaku senang bahwa Pertamina Foundation memilih Indonesia timur sebagai bagian dari aksi kepedulian social dibidang pendidikan. Melalui dua program unggulannya yakni beasiswa sobat bumi dan guru sobat bumi, yayasan yang berada dibawah naungan PT Pertamina tersebut bisa melakukan banyak hal bermanfaat untuk wilayah-wilayah 3T (terluar, terpencil dan tertinggal).
Kita tahu bahwa Indonesia masih memiliki titik-titik wilayah 3T yang cukup banyak,” lanjutnya.
Inspirasi Indonesia timur itu sendiri digagas Pertamina Foundation sejak 2013. Diantaranya dengan mengirim 12 guru dalam program relawan guru sobat bumi ke Kabupaten Keerom, Papua, dan pemberian beasiswa kepada 59 mahasiswa di universitas di wilayah Indonesia Timur, serta pemberian beasiswa 50 murid SMP untuk bersekolah di Pulau Jawa dan Bali.
“Selain itu, Pertamina Foundation juga melaksanakan program penyeleksian bibit-bibit terpendam sepak bola di daerah 3T melalui Pertamina Soccer School,” jelas Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono.

Untuk tahun 2014 ini meliputi program beasiswa sobat bumi untuk 102 siswa SMP, program beasiswa untuk S1 sejumlah 60 mahasiswa, pengiriman 20 relawan guru ke pedalaman Papua dan Papua Barat sertapProgram peningkatan prestasi sepak bola dan pencairan bibit-bibit terpendam di daerah 3T melalui Pertamina Soccer School. Pencarian bakat-bakat sepak bola dari Indonesia Timur ini dirangkai melalui kegiatan Coaching Clinic Grassroots.